Saturday, February 17, 2007
Be Your Self!
Perilaku seseorang apapun yang dilakukannya, mulai dari cara menguap, berbicara, berbohong, cara menyisir rambut sampai gaya berpakaian tidak lain adalah hasil dari proses imitasi atau tiru-meniru dengan kadar yang tentunya bermacam-macam dan dari sumber yang bermacam-macam pula. Aku misalnya suka gaya bicara orang-orang kulit hitam yang ekspresif oleh karenanya aku selalu berusaha berbicara seperti mereka.seorang pencipta lagu tidak akan bisa menciptakan satu lagupun kalau seumur hidupnya ia belum pernah mendengarkan musik apapun atau dalam bentuk apapun. Aku pikir "be your self" adalah omong kosong, yang ada adalah memilih unuk menjadi seperti apa diri kita apakah kita ingin berlagak seperti seorang selebritis, banci, seniman atau apapun itu sangat tergantung pada pilihan kita. Kalau menjadi diri sendiri diartikan sebagai memilih sendiri mau menjadi apa diri kita tentu itu adalah benar, tapi kalau menjadi diri sendiri diartikan sebagai jati diri yang murni diri kita sendiri tanpa pengaruh diluarnya itu adalah omong kosong. Jadi pada akhirnya kita hanya memilih berdasarkan nurani dan akal kita sendiri mana yang akan kita tiru, apakah kita akan meniru kaum hedonis yang apatis atau meniru para penjahat penindas, para birokrat penipu, benalu-benalu kehidupan ataukah kita ingin meniru para pembebas, juru selamat, al-masih, mesiah, al-mahdi dan semua pencinta sejati kemanusiaan?????
Saturday, February 10, 2007
Selamat Tahun Baru !
Imam Ali dan para sahabat yang lain menetapkan penanggalan didalam Islam dimulai dari Hijrahnya kaum muslimin dari Mekkah ke Madinah bukan dari hari lahirnya Nabi SAW atau turunnya ayat pertama Qur’an. Hijrah adalah momen dimana titik awal pembangunan masyarakat Islam dimulai, dengan berhijrah kaum Muslimin menyatakan perlawanan total atas penindasan yang mereka terima di Mekkah, mereka melawan budaya racun, mereka melawan penguasa dzalim, mereka melawan rentenir, tuan tanah yang menyebabkan sitem kehidupan amburadul, degradasi moral, korupsi, perbudakan, percabulan, perang saudara, tribalisme dan semua masalah ketidak adilan.
Revolusi
Revolusi adalah suatu keharusan
Dimana rakyat tercekik kelaparan
Perempuan sebagai warga kelas dua semakin dimapankan
Dimana kaum kaya sebagai pusat perhatian
Kaum miskin yang terus-menerus dipinggirkan
Air yang mendidih pasti menimbulkan pergolakan
Dalam tungku tipis akan kami dobrak semua rintangan
Ya,...pemberontakan masih terus kami lancarkan
Meskipun kalian tidak bergeming atas semua tindakan
Tapi tetap harus kami lanjutkan
Tidak akan mungkin kami pilih perdamaian
Manakala saudara-saudara kami kalian bungkam dengan pembunuhan
Yang kami saksikan adalah semakin lebarnya jurang kesenjangan
Tidak,,tidak mungkin kami hentikan semua perlawanan
Dimana monopoli adalah suatu kenyataan
Anak-anak tumbuh dengan gizi serba kekurangan
Pendidikan mahal membumbung menjadi khayalan
Dan identitas generasi muda adalah pengangguran
NINA (Dua Sisi)
Suasana hati selalu kau yang mengarahkan
Kau duduk diantara teman laki-lakimu
Melucu dengan suara keras dan tawa keras pula
Selalu saja mereka tak bisa jauh darimu
kalau kau ada
Langkah kakimu tegas tampak selalu bergegas
Sepatu kasual, jaket maskulin eye shadow hitam
Semua laki-laki tidak ada yang tidak menginginkanmu
Kebebasan adalah kesan yang kudapat darimu
Sisi Dua
Kau buang rokokmu ketika dari jauh
Ia terlihat mendekat
Bicaramu terbata-bata menangkis tuduhan-tuduhan
Dalam hujan sambil terisak kau berjalan di belakang dia
Pulsa selalu dibelikan tapi HPmu harus disensor
Hebatnya dengan dia kamu bisa tertawa ketika menangis
Blus seksi dan hak tinggi tampak kaku padamu
dengan pacarmu kamu mirip napi dan polisi
Pejabat Jangan Digaji
Habis mereka selalu bikin uang rakyat mengalir ke kantong mereka , lembaga-lembaga pemerintahan dijadikan ajang untuk memperkaya diri. bukannnya mengabdikan diri pada rakyat malah minta naik gaji, minta tunjangan macem-macem, minta kendaraan mewah. Huh....keterlaluan memang, ketika rakyat prihatin karena tidak disejahterakan hidupnya yang sebenarnya adalah kewajiban mereka, ini malah ingin terus merampok.
Orang-rang yang ingin menjadi Pegawai Negri adalah orang-orang yang hidupnya ingin mapan, stabil secara finansial, ingin nyaman tidak pusing memikirkan penghasilan untuk biaya hidup karena dengan tidak melakukan apa-apa mereka akan selalu di gaji. Belum lagi korupsi yang terus mereka rancang setiap waktu. Hal ini kontras dengan tujuan berdirinya lembaga pemerintahan, mereka seharusnya adalah orang-orang yang lebih prihatin di banding rakyat bukan sebaliknya. Menjadi kebanggaan ketika seseorang menjadi pejabat pemerintah baik dari level atas sampai yang terbawah, karena hidupnya akan dijamin dengan gaji buta sementara mereka bisa berleha-leha santai tidak bekerja keras. Kalau saja para pejabat tidak digaji atau dijamin hanya sebatas kebutuhan primer saja niscaya tidak akan orang berbondong-bondong ingin jadi PNS, orang-orang yang masuk ke lembaga pemerintahan pasti orang yang benar-benar ingin mengabdi kepada rakyat, bekerja ekstra keras untuk kesejahteraan mereka, mau berkorban dan hidup sederhana. Jadi nanti kalau cari orang yang mau jadi pejabat itu pasti susah.
Apa gunanya PEMERINTAH
Belum lagi masalah sosial yang ditimbulkan oleh kebijakan pemerintah tersebut. Ganti rugi sebesar Rp 12.500 /ekor Adalah sangat tidak rasional terutama bagi peternak atau orang yang menggantungkan hidupnya dari penghasilan menernakan unggas. Setelah mereka diberi ganti rugi untuk unggas mereka yang paling-paling dalam waktu sebulan sudah habis itu mereka tidak akan mempunyai penghasilan karena tidak mempunyai pekerjaan, sedangkan pekerjaan itu sendiri adalah sangat susah di negri yang dipenuhi oleh pengangguran baik terbuka atau terselubung ini. Apa gunanya pemerintah kalau hanya bisa menelantarkan nasib rakyatnya, apa gunanya pemerintah kalau hanya bisa membuat sebuah keluarga amburadul, apa gunanya pemerintah kalau tidak bisa mensejahterakan rakyatnya, sekali lagi apa gunanya pemerintah kalau bisanya cuman membunuhi rakyatnya sendiri.
DEWA 19, band anak TK
Kebodohan pertama yang dilakukan dani adalah dari isi teks lirik yang menurutku religius yang dibikin kebanyakan hanya jiplakan saja seperti lagu mistikus cinta, sayap-sayap patah diambil dari syair-syair Kahlil gibran atau lirik 'jika surga dan neraka tak pernah ada masihkah kau ....' Diambil dari syair sufi perempuan Rabi'ah al-adawiyyah juga lagu satu yang berasal dari hadits qudsi. Masalahnya bukan terletak pada pengutipannya tapi DEWA tidak mencantumkan sumber kutipan yang bagi orang awam seolah-olah dari DEWA sendiri, hal ini termasuk kebohongan intelektual dan menunjukan kesempitan wawasan yang dimiliki Dani. Selain itu yang paling penting adalah kesesuaian antara lirik dengan relitas kehidupan Dani yang sangat jauh, dan kesesuaian tersebut juga menurutku adalah salah satu elemen penting yang membuat sebuah band dikatakan bagus. bagaimana mungkin orang yang mengatakan sesuatu seperti dalam lirik satu tapi sahalatpun jarang.
Ketika Forum Pembela Islam dan ormas Islam lainnya mempermasalahkan penggunaan lafadz-lafadz Allah yang dianggap tidak pantas oleh DEWA, aku tidak terlalu gusar justru yang paling membuat aku kesal adalah gambar terakhir dari video klip laskar cinta yakni gambar seorang pejuang palestina yang diiringi lirik '...... bukankah kita memang harus saling mengenal dan menghormati bukan untuk saling bercerai-berai dan berperang angkat senjata'. Anjuran perdamaian seperti itu adalah baik tetapi dengan menampilkan pejuang Palestina seperti itu berarti mengatakan bahwa perlawanan yang dilakukan pejuang Palestina adalah salah dan harus diakhiri. Hal ini sangat menunjukan kebodohan semua orang yang terlibat dalam produksi video klip tersebut termasuk DEWA. Rakyat Palestina berada dibawah penindasan Israel, tanpa embel-embel agamapun penindasan adalah sesuatu yang salah dan merupakan hak sekaligus kewajiban untuk melawan agar penindasan itu berakhir. Tapi anehnya tidak ada yang mempermasalahkan hal tersebut. Menurutmu aneh tidak?.
Rekayasa Keinginan
Setiap manusia nenpunyai kecenderungan spiritual dalam jiwanya, spiritual dalam arti yang paling luas karena sejarah peradaban manusiapun tidak terlepas dari evolusi dan pencapaian dalam ranah spiritual. Karena tidak satupun manusia yang dapat bertahan tanpa mencintai dan dicintai dan cinta itu sendiri adalah implementasi paling luhur dari kecenderungan spiritual dan cinta kepada dan dicintai oleh apa yang mafhum didefinisikan sebagai tuhan adalah ekspresi paling tinggi dan paling universal atau kosmopolit dari tingkatan cinta.ketika kaum atheis umumnya dan Mark khususnya menyatakan agama sebagai candu dan candu agama dapat melemahkan, hal itu hanyalah seperti yang disebutkan sebelumnya merupakan suatu rekayasa yang bertujuan untuk mengukuhkan cita-cita politik dari kelompok yang mempunyai kepentingan karena toh pada kenyataannya mereka juga mencintai 'nabi-nabi' mereka seperti kita kaum theis mencintai nabi-nabi kita. lebih jauh lagi merekapun beribadah dengan cara mensakralkan ideologi dan terus-menerus mencari dalil-dalil pembenaran bagi 'agama' mereka. Sungguh suatu ironi terbesar ketika ideologi yang mencita-citakan kebebasan bagi yang tertindas ternyata malah menindas, kita melihat di soviet dulu bagaimana agama dalam berbagai bentuk dianjurakan dalam undang-undang mereka untuk dimusnahkan, gereja-gereja dibakar, para pendeta diintimidasi bahkan dibunuh tanpa alasan dan orang-orang Islam ditindas begitu keras sehingga hari ini banyak wilayah-wilayah tersebut yang memerdekakan diri dengan mengusung Islam sebagai ideologinya, kita juga melihat Cina melakukan hal yang sama masjid-masjid diwilayah-wilayah yang banyak berpenduduk muslim dihancurkan dan para ulamanya dikejar-kejar dan dibunuh. Tibet merupakan satu kasus yang paling memilukan dari sejarah Cina komunis dimana Cina menginvasi Tibet dengan kekerasan yang menyeramkan, menyiksa dan membunuh penduduk dan terutama para biksu yang setia terhadap nilai-nilai spiritual leluhurnya.
Islam hari ini bukan lagi pembebas dari kaum mustadh'afin, Islam hari ini masih merupaka agama dengan mazhab selebritis dimana hanya ajaran-ajaran yang tidak bersentuhan dengan realitas sosial dan politik saja yang diamalkan dengan kata lain umat Islam lebih khusyu mengurusi masalah-masalah remeh seperti bagaimana berpakaian dan berpenampilan menyerupai nabi atau segudang tata-krama dan tata-cara bagaimana membaca al-qur'an dengan benar akan tetapi mengenai bagaimana negara melaksanakan pemerintahan atau falsafah apa yang digunakan menurut Islam tidak pernah menjadi perdebatan apalagi pelaksanaan. Seorang temanku pernah beberapa kali bertanya kepadaku kenapa umat Islam indonesia tidak mau berhukum kepada alqur'an, aku hanya mengatakan padanya bahwa itu adalah masalah rekayasa kesadaran. Karena jujur aku sendiri merasa bodoh untuk memahami bagaimana mungkin di Indonesia ini begitu banyak orang 'shaleh' tapi keadaannya melebihi zaman jahiliyah, aku merasa geram melihat begitu banyak wadah perjuangan umat Islam dan beberapa darinya merupakan organisasi yang bisa dikatakan besar dalam skala nasional tetapi tetap saja Indonesia bukan negara Islam.
LUCU
isteri harus melayani suami
Tapi kali lain aku pikir tidak lucu lagi kalau
suami menjadikan isterinya alas kaki
Sesekali ketika kau katakan
banyak orang kafir aku rasa lucu
Disaat lain aku merasa membencimu ketika
kau halalkan perampokan dan darah saudaramu sendiri
Lucu memang kalau kau tundukkan pandangan
ketika paha perempuan lewat
Tapi benar-benar tidak lucu ketika
setiap perempuan berpakaian seksi
kau sebut pelacur, lebih tidak lucu lagi dalam
tunduknya kepalamu air liurmu menetes
Aku rasa lucu kalau kita berpegang
teguh pada kebenaran
Tapi mungkin tidak lucu kalau
yang lain beda buku yang dibacanya atau
tidak berguru pada gurumu kau perlakukan
sebagai orang bodoh
Rada lucu kalau kau sebut dana adalah
bagian penting dari perjuangan
Tapi sangat lucu sekali bagaimana
uang dengan mudah bisa merubahmu
HIV ( Hedonism Immune Virus )
Menularkan HIV kepada bayinya lantaran
Ditulari si suami bejat
Jangan omong soal orang tertular AIDS
Lantaran kebodohan dalam penanganan
Ketika dia berobat dengan jarum atau
Darah yang terinfeksi
Jangan omong soal masyarakat primitif yang
Tak pernah tahu kejahatan kaum kapitalis
Yang tiba-tiba mempunyai label ODHA
Tapi ayo omong soal kalian dulu sangat
Bersenang-senang sampai terbang ke surga
Namun ketika neraka mendatangimu sebagai
Konsekwensinya kalian malah men-setankan
Semua orang dan kalian berperan sebagai
Malaikat paling manis
Ayo omong soal gaya, metode, jenis dan
Segudang varian sex yang kalian praktekkan
Dalam mencapai kepuasan tapi satupun
Akibatnya kalian tidak mau menghadapinya
Ayo omong soal kalian malah mempromosikan kondom
Daripada menganjurkan gaya hidup yang tidak mirip binatang
Tidak menstrumkan alat kelamin kalian kesana-sini
Mengendalikan keinginan yang kekanak-kanakan
Ayo omong soal kalian membenciku karena tidak peduli padamu
Mau Pacaran?
Pacaran adalah suatu medium untuk pelampiasan dari libido sex, terutama bagi laki-laki yang pada kenyataannya hasrat seksual tersebut tidak berjalan alamiah karena lebih banyak disebabkan oleh gempuran industri sex yang dikomersialkan secara membabi-buta dan sangat massif melalui segala macam jalan, dari mulai tayangan-tayangan TV, iklan-iklan, media massa cabul, sampai film-film porno yang dengan sangat mudah didapatkan.
Pacaran juga adalah sebuah ikatan bukan hubungan dan yang namanya ikatan, tanpa keraguan sedikitpun adalah sebuah pembelengguan atau pemasungan kebebasan ekspresional dari seseorang. Seorang cewek yang pacaran akan menjadi napi ditangan cowoknya. Dia akan dilarang merokok, jalan-jalan sendiri atau bareng teman-temannya. Tidak boleh senyum ke cowok lain, tidak boleh ngobrol terlalu lama atau terlalu dekat dengan cowok lain, tidak boleh ketawa terlalu keras, tidak boleh pake pakaian atau warna tertentu, tidak boleh ngaji, tidak boleh merahasiakan isi SMS atau pembicaraan telepon, dan segudang larangan lainnya lagi.
Jadi kalau kita bukan orang yang setuju dengan sex bebas, maka pacaran benar-benar merupakan hal yang irasional, mendingan langsung nikah supaya bisa pacaran secara holistik atau menyeluruh termasuk esek-esek. Dan pacaran yang itu sangat-sangat relevan.