Saturday, February 10, 2007

Selamat Tahun Baru !

Imam Ali dan para sahabat yang lain menetapkan penanggalan didalam Islam dimulai dari Hijrahnya kaum muslimin dari Mekkah ke Madinah bukan dari hari lahirnya Nabi SAW atau turunnya ayat pertama Qur’an. Hijrah adalah momen dimana titik awal pembangunan masyarakat Islam dimulai, dengan berhijrah kaum Muslimin menyatakan perlawanan total atas penindasan yang mereka terima di Mekkah, mereka melawan budaya racun, mereka melawan penguasa dzalim, mereka melawan rentenir, tuan tanah yang menyebabkan sitem kehidupan amburadul, degradasi moral, korupsi, perbudakan, percabulan, perang saudara, tribalisme dan semua masalah ketidak adilan.
Sekarang kita memasuki tahun baru 1428 H yang tidak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, mungkin dengan perayaan-perayaan yang lebih meriah dibanding tahun-tahun lalu, sebelumnya kita tidak mengenal pawai ta’aruf yang banyak digelar di berbagai daerah seperti tahun sekarang. Tapi yang tidak berbeda adalah kondisi sosial negri ini yang tampaknya semakin buruk dan buruk saja. Pada tahun 2005 lalu menurut BPS di Idonesia terdapat 35 juta lebih orang miskin, kemudian pada tahun 2006 malah meningkat menjadi 39,5 juta orang itupun menurut standar pemerintah kita, tetapi kalau menggunakan standar Bank Dunia atas kategori kemiskinan, yakni orang yang berpenghasilan kurang dari 2 US$ per hari maka jumlah orang miskin di Indonesia sebanyak 110 juta orang lebih!. Apapun ocehan pemerintah yang selalu mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi meningkat, lapangan kerja bertambah atau omong kosong lainnya, tapi tetap saja realitasnya pengangguran semakin meluas, kemiskinan yang makin akut, biaya pendidikan yang semakin mahal, utang luar negri yang malah akan ditambah, gizi buruk yang banyak melanda, dan banyak yang lainnya lagi. Belum lagi dalam bidang politik seperti penindasan terhadap umat Islam, penangkapan sewenang-wenang, pembunuhan para aktivis, intervensi asing baik dari segi politik maupun budaya.
Tahun baru Hijriah seharusnya menjadi momen dimana umat Islam meneguhkan kembali kebenaran-kebenaran untuk diperjuangkan terus, tidak dapat dipungkiri bahwa masalah-masalah sosial-politik yang terjadi disebabkan oleh ketidakmampuan pemerintah dalam mengelola negri kaya ini. Kemudian untuk aksi individual dari umat Islamnya sendiri untuk tahun yang baru ini antara lain boikot atau berhentilah membeli produk-produk yang perusahaannya mendanai perang terhadap Islam sperti Coca-cola, Danone yang memproduksi Aqua, Mc Donald atau fast food lainnya, Nestle dan banyak lagi. Untuk informasi lebih lengkap saya sarankan untuk mengunjungi www.palestinecampaign.org , www.electronicintifada.net , www.bigcampaign.org , atau www.inminds.com . Karena bagaimana mungkin disatu sisi kita mengaku anti terhadap musuh Islam tapi di sisi lain kita justru mendanai perang terhadap Islam.

Sebagai pengobat rindu, SELAMAT TAHUN BARU,..PENGIKUT MUHAMMAD!!

No comments: